KELANGKAAN

 KELANGKAAN

A.     Kelangkaan

Kelangkaan adalah kebutuhan manusia yang tidak terbatas namun sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan itu terbatas. Berikut ini merupakan beberapa faktor yang menyebabkan sumber daya menjadi langka atau terbatas:

1.   Letak Geografis yang berbeda

2.   Pertumbuhan Penduduk yang Cepat

3.   Kemampuan dalam Produksi

4.   Perkembangan Teknologi yang Tidak Sama

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan manusia untuk mengatasi kelangkaan:

1.    Menyusun skala prioritas

2.    Menerapkan prinsip ekoefisiensi

3.    Menggunakan energi alternatif

4.    Mengadakan penghematan dalam menggunakan sumber daya alam

5.    Memelihara serta melestarikan sumber daya alam dengan baik dan berkelanjutan

6.    Menciptakan alat pemuas kebutuhan yang baru atau barang pengganti (barang substitusi)

7.    Meningkatkan dalam pengelolaan produksi berbagai macam sumber daya alam di bumi ini, sehingga lebih bermanfaat bagi kehidupan manusia.

 

Skala Prioritas Kebutuhan

Skala prioritas adalah ukuran kebutuhan yang tersusun dalam daftar berdasarkan tingkat kebutuhan seseorang, dimulai dari kebutuhan yang paling penting sampai kebutuhan yang bersifat bisa ditunda pemenuhannya.

Cara membuat skala prioritas kebutuhan:

  1.  Tulislah semua kebutuhan yang ada, hilangkan yang benar-benar tidak begitu penting.
  2.   Susunlah urutan kebutuhan berdasarkan tingkat kepentingannya.
  3.  Buatlah catatan kebutuhan pendanaan yang ada.

  4. Penuhi semua kebutuhan sesuai dengan daftar yang telah ditentukan


.

 

Biaya Oportunity

Biaya peluang atau biaya kesempatan (bahasa Inggris: Opportunity Cost) adalah biaya yang dikeluarkan ketika memilih suatu kegiatan. Berbeda dengan biaya sehari-hari, biaya peluang muncul dari kegiatan alternatif yang tidak bisa kita lakukan.

Contoh Biaya Peluang

  1. Seseorang memiliki uang Rp 10.000.000. Dengan uang sebesar itu, ia memiliki kesempatan untuk bertamasya ke Bali atau membeli sebuah TV. Jika ia memilih untuk membeli TV, ia akan kehilangan kesempatan untuk menikmati keindahan Bali; begitu pula sebaliknya, apabila ia memilih untuk bertamasya ke Bali, ia akan kehilangan kesempatan untuk menonton TV. "Kesempatan yang hilang" itulah yang disebut sebagai biaya Peluang.
  2. Suatu perusahaan mempunyai sebuah sumber daya seperti gedung sebagai aset perusahaan tersebut. Pilihan yang ada yaitu perusahaan tersebut dapat menyewakan gedung tersebut atau kah menggunakan gedung tersebut sebagai sarana usaha. semisalnya sewa gedung tersebut di hargai dengan Rp 150.000.000,- pertahun maka perusahaan tersebut memperoleh keuntungan sesuai nilai sewa gedung tersebut namun kehilangan kesempatan atau peluang untuk menggunakan gedung tersebut sebagai sarana usaha perusahaan.
  3. Rifki setelah lulus kuliah mendapatkan dua buah tawaran kerja, yaitu tawaran untuk bekerja sebagai staff akuntansi dari PT A dan tawaran sebagai Customer service di Bank ABC. Bila Rifki memutuskan bekerja sebagai staff akuntansi di PT A, maka Rifki kehilangan kesempatan bekerja sebagai customer service di Bank ABC. Berdasarkan ilustrasi ini maka biaya peluang yang ditanggung Rifki adalah bekerja sebagai Customer Servis di Bank ABC, karena rifki kehilangan atau mengorbankan kesempatan bekerja sebagai CS di Bank ABC.
  4. Syamsul berkeinginan membeli bakso dan mie ayam, namun uang yang dimiliki syamsul hanya cukup untuk membeli salah satu dari yang diinginkan yaitu membeli bakso saja atau membeli mie ayam saja. Akhirnya syamsul memutuskan untuk menggunakan uangnya untuk membeli Bakso sehingga syamsul kehilangan kesempatan untuk membeli mie ayam. Berdasarkan ilustrasi tersebut maka biaya peluangnya adalah satu mangkuk mie ayam, karena syamsul kehilangan kesempatan untuk membeli mie ayam

 

Menghitung Biaya Oportunity

Cara menghitung biaya peluang ekonomi dapat menggunakan dua metode yaitu :

1.     Terdapat 2 pilihan, Biaya peluang diperoleh dari manfaat dari kegiatan yang dikorbankan atau tidak dipilih.

2.     Lebih dari 2 pilihan, Cara menghitung biaya peluang bila ada lebih dari dua pilihan adalah dengan menghitung nilai kesempatan yang terbaik yang ditinggalkan.dikorbankan.

Contoh:

1.    Rifki setelah lulus kuliah mendapatkan dua buah tawaran kerja, yaitu tawaran untuk bekerja sebagai staff akuntansi dari PT A dengan gaji Rp.3.000.000,00/bulan dan tawaran sebagai Customer service di Bank ABC dengan gaji Rp.5.000.000,00/bulan. Bila Rifki memutuskan bekerja sebagai staff akuntansi di PT A, maka Rifki kehilangan kesempatan bekerja sebagai customer service di Bank ABC. Berapa besar biaya peluang Rifki?

Jawab: Menghitung biaya peluang caranya adalah dengan mencari pilihan yang ditinggalkan dengan opsi yang terbesar. Karena Rendi lebih memilih bekerja di perusahaan elektronik, maka ia meninggalkan pilihan bekerja di perusahaan motor. Dengan demikian ia meninggalkan kesempatan untuk mendapatkan gaji Rp5.000.000,00

2.    Cinta mendapat tawaran bekerja di perusahaan A dengan gaji Rp.3.000.000,00, perusahaan B dengan gaji Rp.5.000.000,00 dan perusahaan C dengan gaji Rp.7.000.000,00. Cinta memutuskan menerima tawaran bekerja di perusahaan B. Berapa biaya peluang Cinta?

Jawab : Menghitung biaya peluang caranya adalah dengan mencari pilihan yang ditinggalkan dengan opsi yang terbesar. Gaji terbesar yang tidak dipilih adalah gaji di perusahaan C. Jadi biaya peluang Cinta dengan memutuskan bekerja di perusahaan B sebesar Rp.7.000.000,00

3.    Dinar berangkat bekerja bisa naik bus kota  dengan biaya Rp.10.000,00 atau naik taksi online biaya Rp.25.000,00. Berapa biaya peluang jika Dinar memilih naik taksi online?

Jawab: Biaya peluang sebesar selisih biaya taksi online dikurangi biaya naik bus kota

            Biaya peluang = Biaya taksi online - biaya naik bus kota

            Biaya peluang = Rp.25.000,00 - Rp.10.000,00

            Biaya peluang = Rp.15.000,00

Jadi biaya peluang Dinar memilih naik taksi online sebesar Rp.10.000,00. Dinar merasa lebih nyaman naik taksi daripada naik bus kota yang panas penuh penumpang

2.    Rahmi memiliki uang sebesar Rp 80.000. Pada saat ini ingin membeli ballpoint untuk dirinya dan hadiah gamis untuk adiknya Aisyah. Harga satu psc gamis Rp 25.000 sedangkan  harga satu ballpoint Rp 3.000. Dari dua kebutuhan tersebut dapat diperoleh kombinasi sebagai berikut


Menurut kombinasi yang di atas, Rahmi pada awalnya memilih kombinasi C yaitu membeli 2 pcs gamis dan 5 ballpoint. Namun dia berubah pikiran untuk membelikan tambahan 1 pcs gamis untuk adiknya. Perubahan tersebut menjadi kombinasi A yaitu 3 pcs gamis dan 1 ballpoint. Berdasarkan hal tersebut untuk memperoleh 1 pcs gamis (yang pada awalnya ingin membeli 2 pcs gamis dan kemudian memutuskan membeli 3 pcs gamis), Rahmi harus mengorbankan 4 ballpoint. Berapa biaya peluangnya?

Jawab: Cara menghitung biaya peluang dalam memperoleh 1 pcs gamis adalah dengan harga 4 ballpoint (Rp 3.000 x 4 ballpoint = Rp 12.000)

3.    Lala ingin rekreasi ke Jatim Park 2 Malang. Lala harus menyiapkan uang untuk transportasi Rp.500.000,00, makan Rp.200.000,00 dan tiket masuk Rp.100.000,00. Jika Lala tidak rekreasi, Lala dapat bekerja dengan upah Rp.100.000/hari. Berapa biaya peluang jika Lala rekreasi ke Jatim Park 2 Malang?

Jawab: Biaya peluang = total biaya rekreasi + upah yang hilang

            Biaya peluang = (transport + makan + tiket masuk) + upah yang hilang

            Biaya peluang = (500.000 + 200.000 + 100.000) + 100.000

            Biaya peluang = 900.000

Jadi biaya peluang jika Lala rekreasi ke Jatim Park 2 Malang sebesar Rp.900.000,00


Sumber Referensi

  1. Mulyati, Eko,. 2022. Ekonomi Bisnis dan Administrasi Umum. Magelang: Liniswara
  2. Nurhayati, Indah,. 2022. Soal Latihan USPBK C.1 Dasar Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen 2023. Jombang: Pawitra
  3. Alam S,. 2014. Pengantar Ekonomi dan Bisnis. Jakarta: Penerbit Erlangga
  4. Muftias, Anis. 2018. Ekonomi Bisnis. Jakarta: Bumi Aksara
  5. https://money.kompas.com/read/2022/03/12/083000026/pengertian-dan-jenis-kebutuhan-manusia-berdasarkan-intensitasnya?page=all


Komentar